Rabu, 29 April 2009

TERUMBU KARANG

erumbu Karang merupakan salah satu komponen utama sumber daya pesisir dan laut utama, disamping hutan mangrove dan padang lamun. Terumbu karang merupakan kumpulan fauna laut yang berkumpul menjadi satu membentuk terumbu. Struktur tubuh karang banyak terdiri atas kalsium dan karbon. Hewan ini hidup dengan memakan berbagai mikro organisme yang hidup melayang di kolom perairan laut.

Terumbu karang dan segala kehidupan yang ada didalamnya merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki bangsa Indonesia yang tak ternilai harganya. Diperkirakan luas terumbu karang yang terdapat di perairan Indonesia adalah lebih dari 60.000 km2, yang tersebar luas dari perairan Kawasan Barat Indonesia sampai Kawasan Timur Indonesia (Walters, 1994 dalam Suharsono, 1998).

Indonesia merupakan tempat bagi sekitar 1/8 dari terumbu karang Dunia (Cesar 1997) dan merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman biota perairan dibanding dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Terumbu karang mengandung berbagai manfaat yang sangat besar dan beragam, baik secara ekologi maupun ekonomi. Menurut Cesar (1997) estimasi jenis manfaat yang terkandung dalam terumbu karang dapat diidentifikasi menjadi dua yaitu manfaat langsung dan manfaat tidak langsung.

Manfaat dari terumbu karang yang langsung dapat dimanfaatkan oleh manusia adalah pemanfaatan sumber daya ikan, batu karang, pariwisata, penelitian dan pemanfaatan biota perairan lainnya yang terkandung di dalamnya. Sedangkan yang termasuk dalam pemanfaatan tidak langsung adalah seperti fungsi terumbu karang sebagai penahan abrasi pantai, keanekaragaman hayati dan lain sebagainya.

Rabu, 15 April 2009

Kekayaan Alam = Kekayaan Negara

Limgkungan hidup dan sumber-sumber kehidupan Indonesia berada di ambang kehancuran akibat over-eksploitasi yang dilakukan oleh manusia sendiri. Padahal tak bisa dibantah bahwa kekayaan alam Indonesia sangat melimpah ruah, karena itu pantas saja jika Indonesia sering disebut sebagai Negara yang kaya akan sumber daya alam.
Akan tetapi kini semua orang juga tahu bahwa Indonesia menjadi Negara yang miskin. Mengapa demikian? Apakah ini merupakan salah pemerintah?
Dalam menjalankan sesuatu pasti selalu terdapat masalah yang menghambat. Dalam hal ini semua tergantung peran dari para pelaku eksekutif dan legislatif. Pengelolaan SDA di itngkat daerah mempunyai manfaat namun karena tidak seimbang penggunaannya maka timbul masalah-masalah. Seharusnya semua ini jangan tergantung daerah, pemerintah pusat masih harus loyal terhadap kebijakan-kebijakannya bahkan interpensi pusat.
Contohnya adalah hutan. Hutan sebagai salah satu sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Lelang hutan akan memperparah kerusakan hutan Indonesia. Menurut Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Longgena Ginting, Departemen Kehutanan saat ini menjalankan kebijakan soft landing (Soft landing adalah sebuah kebijakan untuk menurunkan tingkat produksi hutan dengan cara pengurangan tingkat penebangan hingga tingkat sustainable (berkelanjutan)) yang ingin menurunkan tingkat penebangan, mengapa pula sekarang melakukan lelang IUPHHK yang pada akhirnya tidak terhindarkan akan meningkatkan tingkat produksi. Longgena Ginting menjelaskan bahwa tingkat penebangan resmi saat ini sebesar 6,7 juta meter kubik per tahun dan bahkan akan diturunkan lagi pada tahun depan hingga 5,74 juta meter kubik. Dia juga mengatakan bahkan bahwa jatah tebang tahun 2008 sebenarnya sudah habis sejak bulan April yang lalu. Sehingga sejak bulan Mei seluruh kayu yang dieksploitasi dari kawasan hutan merupakan tebangan haram dan merusak. WALHI juga menilai bahwa kebijakan penyelamatan hutan dilakukan dengan visi yang kabur dan hanya mementingkan keberlanjutan industri saja. Pemerintah hanya sibuk mengurusi masalah penyediaan bahan kayu, tanpa mengatasi masalah over-kapasitas industri perkayuan yang menjadi salah satu akar masalah kehancuran hutan kita di Indonesia.
Melihat permasalahan ini, saya merasa sangat prihatin. Meski saya hanya seorang pelajar tapi saya turut prihatin akan keadaan ini. Indonesia memiliki banyak potensi yang sebetulnya sangat membanggakan dan sangat bermanfaat bagi Negara kita sendiri. Tapi mengapa Indonesia tidak memanfaatkannya dengan baik. Akibatnya justru Negara kita merasa rugi, baik seperti contoh diatas ataupun kita tidak dapat merasakan manfaat dari sumber daya alam yang kita miliki sendiri melainkan Negara lain yang menguasai dan memanfaatkannya. Menurut saya, pemerintah harusnya lebih fokus dan bijaksana dalam pengolahan sumber daya alam. Bayangkan jika Negara ini dapat mengolah seluruh kekayaan alam yang ada dengan bijaksana, pastinya keadaan berubah, tidak seperti sekarang ini.
BIJAKSANALAH DALAM MEMANFAATKAN SUMBER DAYA ALAM YANG ADA DI NEGARA KITA. SUMBER DAYA ALAM = KEKAYAAN ALAM DAN KEKAYAAN NEGARA KITA. JANGAN DIRUSAK, JANGAN DIEKSPLOITASI BERLEBIHAN !!